Ferdy Sambo Cs Lakukan Permohonan Maaf, Ibu Brigadir J : sangat-sangat luar biasa skenariomu !

- Rabu, 2 November 2022 | 14:50 WIB

AKTUALKAN.COM - Ibu Nofriansyah Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak menanggapi permohonan maaf para terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana anaknya, Brigadir J. Dalam sidang lanjutan untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Rosti meluapkan kemuakannya.

"Di dalam kasus ini, Kuat Ma'ruf skenario yang sangat hebat, sangat luar biasa saya lihat di dalam kasus ini kalian mengetahui semua. Bahkan, menginginkan daripada kematian anakku. Jadi kamu dan atasan kamu Ferdy Sambo dan Putri sangat-sangat luar biasa skenariomu, kebohongan-kebohongan," kata Rosti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Baca Juga: VIRAL! Waroeng SS Potong Gaji Karyawanannya yg Penerima BSU, Ini Kata Kemnaker

Rosti mempertanyakan kenapa baru sekarang meminta maaf setelah hampir lima bulan anaknya tewas dibunuh dengan sadis. Bahkan berusaha menutupi fakta-fakta kematian Brigadir J dengan kebohongan-kebohongan.  

Rosti merasa hatinya sudah dihancurkan dengan pembunuhan keji anaknya. Padahal, semasa hidup dia merasa selalu mengajari dan menasehati anaknya agar menghormati orang di sekitarnya dan hidup rukun.

Baca Juga: Pendaftaran Kampus Mengajar Angkatan 5 Segera Dibuka, Simak Syarat dan Tata Caranya !

"Jadi permintaan maaf itu jangan hanya di bibir seperti FS dan Putri. Berikan itu dari hati nurani yang sangat dalam. Diberikan itu di depan Tuhan. Cuma Tuhan yang Maha Mengetahui, Melihat, dan yang memahami jeritan tangis anakku, anakku satu-satunya. Luar biasa, di mana hati kalian," katanya di hadapan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. Menurut Rosti, bahkan hewan yang mati sekalipun bisa mendapatkan pertolongan. Sementara manusia yang juga diciptakan Tuhan dengan mata dan perasaan, malah berkomplot mengikuti skenario atasan dalam merencanakan pembunuhan.

Baca Juga: Son Ye Jin-Hyun Bin, Pasangan Real LIfe Drama Crash Landing on You Tengah Nantikan Kelahiran Buah Hati

Rosti pun memohon kepada Majelis Hakim untuk memberikan keadilan dalam kasus ini. Baginya, para terdakwa tidak memiliki hari nurani. 

"Kepada penasehat hukum Kuat Ma'ruf, tolong diselidiki Kuat Ma'ruf sebenarnya, jangan hanya berkata maaf. Kalau maaf di bibir gampang seribu kali bisa disebutkan dalam setiap menit. Tapi buktikan kata maafmu itu, terlebih di hadapan Tuhan. Kalau anakku yang kalian inginkan kematiannya sudah berakhir," kata Rosti.

 

Editor: Sylvani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lemes ! Harga Emas Hari Ini Jatuh, Simak Rinciannya

Jumat, 28 Oktober 2022 | 10:22 WIB
X